Selasa, 28 Februari 2012

LOVE SO STRONG!



ini CLS gue, cls ini gue bikin karna gue ikutan lomba bikin  CLS!

“opratsinya berhasil!” DR. Jhonson keluar dari ruang oprasi, “thanks god! Lalu bisa kami melihatnya?” mom bertanya, “ofc! Dia sudah sadar, kita hanya perlu membuka perbannya saja”. Mom, aku, dan ariana memasuki ruangan itu, kulihat dia yang kucinta duduk diatas tempat tidurnya, hatiku masih perih atas semua kebodohan ini..
Cody’s POV

Itulah diriku, aku membenci diriku sendiri! Mengapa waktu itu kubiarkan ia pergi. Namaku cody simpson, penyanyi YANG HANYA TERKENAL DI AUSTRALIA. Maksudku, tak semua australia. Aku hanya penyanyi yang tak laku, tak seperti dirinya. Dia masih kekasihku, tapi aku tak tahu apa dia masih menganggapku seperti itu, yang jelas aku sangat mencintainya. Kle, begitu aku menyapanya. Dia sudah menjadi artis dunia sekarang, menjadi penyanyi dam pemain film, dan pindah dari goldcoast ke LA, aku senang kle seperti itu, tapi itu yang membuatnya menjauhiku, dengan alasan yang paling klise miliknya yaitu SIBUK. Bila aku bicara “KLEYR  MARRIE NICHOLSON, ADALAH PACARKU” ku yakin tak akan satu orangpun yang akan mempercayai itu. Aku semakin benci kaadan kle yang seperti itu karna adanya campbell carsley artis muda yang sombong itu, banyak berita yang ku dengar jika kle dan camp berpacaran, lalu siapa aku ini dimatanya?
Kleyr’s POV

Aku tak bisa kembali ke masalaluku, sekarang aku adalah seorang Kleyr Nicholson yang terkenal dan seluruh dunia tahu kalau aku pacarnya aktor remaja terkenal CAMPBELL CARSLEY, aku tak mau mengenal semua orang dari masalaluku yg buruk di gold coast, maka dari itu aku bilang kalau aku berasal dari brisbane! Intinya aku adalah kleyr yang baru sekarang!
Hari ini hari minggu, jadwalku libur bekerja sebagai artis. Aku mengecheck twitterku
@CodySimpson : @KleyrNicholson can’t wait to see u next week! <3
OMG! Ini buruk!! Mau apa sih pecundang itu datang? Huh? Aku tak mau bertemu dengannya, bagaimana kalau camp tau jika cody masih pacarku
*skip neext week*
“tok..tok..tok..” aku mendengar ada seseorang mengetuk pintu rumahku, aku membuka pintu itu “CODY? YOU?! WHAT U DOING HERE?” nada ucapanku yang lumayan keras membuatnya terkejut, “bukannya aku sudah bilang kalau aku akan datang?” “aku sudah bilang padamu kalau aku tidak ingin bertemu denganmu lagi” aku membentak cody, “kleyr, aku tdk menyangka kau mengucapkan itu” wajah lemas cody benar-benar terlihat, sesegera mungkin aku keluar dari rumah dan mengendarai mobilku dengan cepat, aku mencoba mejauhi cody, aku sama sekali tidak ingin bertemu dengannya. Arahku semakin tak jelas.
*skip 48 hours ago *
“kleyr? Kleyr? Kau sudah  sadar?” aku melihat mom didepan wajahku, “where am i?” “in the hospital, kau mengalami kecelakaan 2 hari yg lalu, kau sempat sadar namun kau pingsan  lagi” aku hanya mengangguk mendengar perkataan mom tanpa menjawabnya, “oh ya ada yg ingin bertemu denganmu” sambung mom, “siapa?” “cody” mom menjawabku, “mom aku tak mau bertemu dengannya” keluhku, “kleyr, tolonglah! Mom akan meninggalkan kalian berdua” mom beranjak dari tempat tidurku. Tak lama cody masuk kedalam kamarku, di bantu oleh seseorang. Sekarang posisi kami berhadapan, cody duduk diatas tempat tidurku, aku menatapnya, tp sepertinya ada yang beda dari dirinya.. “kle?” “ada apa?” aku tetap pada nadaku yang setimentil, “aku senang bertemu kau” “lalu apa lagi yang kau mau sekarang? Kau sudah bertemu denganku kan?”, “aku rindu melihat wajahmu” cody mulai menggenggam tanganku, kulihat wajah cody yang sangat sedih tapi cody tak mengeluarkan air mata, kuakui aku sedih melihatnya. “kalau begitu lihatlah wajahku hingga kau puas!!” aku tahu nada kalimatku begitu menyakitkan, “jika itu bisa terjadi aku akan sangat bahagia, “apa maksudmu co?” “uh? Nothing!”. Ada sesuatu yang cody sembunyikan dariku.. entah apapun itu. “co? Matamu?” “kenapa mataku?” “warnanya beda” “ah masa? Engga kok?” cody  tertawa kecil, “biarku lihat!” aku memegang kepala cody dan mendekatkan padatu pada mata nya, “CO? MATAMU COKLAT?! Kau memakai softlens?”, cody menjauhkan kepadalanya dariku, “tidak ini hanya pantulan cahaya”, aku turun dari tempat tidurku dan menuju toilet. “OMG! Apa yang aku lakukan padanya? Yatuhan! Aku ini biadab! Teganya aku melakukan ini?” aku menangis didepan kaca toilet, aku berteriak histeris, hingga dokter, suster dan mom lari kedalam kamarku, “KENAPA KALIAN TEGA TIDAK MEMBERITAHUKU? HUH? KALIAN SEMUA JAHAT! ARRRRGGGGHH!!!” aku tetap histeris dengan teriak dan tangisku, aku berlari dari toliet menuju cody, kuraih badannya, ku peluk cody dengan erat, aku menangis dipelukannya, cody membalas pelukanku dengan erat juga, “kenapa kau lakukan ini co, ini menyakiti kita berdua” aku berbicara tetap didada cody dan dengan tangisku, cody mencium keningku, aku bisa rasakan nafas tersendunya, “aku tak akan biarkan kau menderita kle” cody bicara dengan nafasnya yg tak beraturan. “kau tak seharusnya melakukan ini! KAU MENUKAR MATA BUTAKU DENGAN MATA INDAHMU INI PADAKU CO!”, “kle, aku tak mau dengar sejarah jika ada artis muda yg cantik tp buta, biarkan maataku bersinar pada dirimu”, tangisku semakin menjadi-jadim, kugenggam erat baju didepan dadanya, aku terus memeluknya, “co! Kembalikan mataku yg buta pd dirimu!!!” “never!” mendengar kata yg diucapkan cody itu semakin membuat hatiku hancur berkeping-keping, aku menyesal akan kebodohan yang ku buat! “kenapa?” “karna cinta! Ingat saat aku menciptakan lagu ‘love so strong’ untukmu? Aku hanya ingin membuktikan semua kalimat yang kubuat dalam lagu itu. Inilah pembuktianku” Kulihat wajahnya yang hanya memandang lurus kedepan, cody tersenyum, dengan sangat indah. Itu makin membuat hatiku hancur! “kleyr, look! I’ll do anything for you, that cus i love u, more than i love maself!”.
Sekarang aku sadar bahwa cinta sejati tak mengenal sakit dalam berkorban, kini aku benar-benar tahu kalau cody mencintaiku, aku berjanji pada diriku sendiri, aku tak akan meninggalkannya lagi, dan ini untuk yang terakhir.
*flashback off*
Dr.Jhonson membuka perban dimatanya dengan perlahan, cody mulai membuka matanya. Aku tepat berdiri didepannya, hatiku merasakan sebuah kesenangan yang luar biasa saat aku tahu cody dapat melihaku kembali, cody melihat kearahku dengan tersenyum manis, “hey angel!” cody menyapaku, “hei”, Senyumannya membuat perasaanku campur aduk antara senang dan terharu akan pengorbanannya. Cody memandangku, aku berjalan kearahnya, kupeluk tubuhnya yang masih agak lemas, akhirnya aku bisa merasakan kembali aroma tubuhnya, “mengapa kau menangis? Aku mejalani operasi ini karna aku ingin melihat wajahmu yg tersenyum gembira” cody mulai berbicara padaku, ku tatap kedua mata ‘barunya’ “co, matamu coklat?” aku mencoba mengalihkan pertanyaan cody, “lho memang kenapa?” “tidak” “aku hanya ingin memiliki mata seperti dirimu dahulu” cody tertawa, “co?” aku menggerutu, “jika mata baruku sama seperti mataku yg sudah menjadi milikmu, aku hanya takut kalau kau merasa tersaingi! Akan banyak gadis-gadis diluar sana yg akan menyukaiku” “CODY!” dan kami semkua tertawa, aku tetap pada pelukannya cody, dan cody mencium keningku. Kini ku benar-benar sadar jika cinta itu kuat, apapun yang terjadi.


Kalau menang gue akan buat cerita ini jadi part haha
Thankyou for reading! xoxo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar